masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM l Mandailing natal (MADINA) -
Masyarakat Petani sawah yang ada di desa Muara Bangko keluhkan hasil panen mereka akibat rusak nya Bendungan Irigasi di sungai aek simpang rusak yang terletak di desa Muara Bangko Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing natal.
Menurut informasi yang dapat dihimpun TRIBUANANEWS.COM di lapangan masyarakat petani sawah mengeluh akibat rusak nya Bendungan Irigasi tersebut sehingga hasil panen mereka menurun dari biasa nya.
Salah seorang warga desa Muara Bangko Rafani Lubis mengatakan kepada awak media terkait masalah Bendungan Irigasi tersebut terahir di perbaiki pada tahun lalu cuman sayang nya di duga pengerjaan proyek nya asal jadi sehingga kami masyarakat petani sawah harus menanggung akibat nya, ucap Rafani
Selain itu Rafani Lubis juga menambah kan, dengan rusak nya bendungan Irigasi tersebut sangat berdampak patal mengakibat kan seluruh masyarakat petani sawah mengeluh karena tidak beres nya pengairan air sawah mereka sehingga hasil panen mereka menurun.
Memang pada awal nya masyarakat sangat merasa bangga dengan ada nya perehapan bendungan Irigasi tersebut pada tahun lalu, namun bangunan bendungan itu bertahan 3 bulan.
Sekarang terpaksa seluruh masyarakat petani sawah terpaksa mengadakan gotong royong untuk perbaikan agar air bisa mengalir kesawah mereka.
Ketika ditanya berapa luas lahan persawahan yang ada di daerah bendungan Irigasi tersebut Rifani lubis mengatakan, "Sesuai keterangan dari para orang tua kami yang ada di kampung ini luas nya hamparan sawah yang ada disini kurang lebih 11.5 Ha," pungkas nya.
Rifani juga sangat mengharap kan perhatian dari Pihak Pemerintah agar Bupati Mandailing natal Drs. Dahlan Hasan nasution dan pihak pengairan Provinsi bisa mendengar dan melihat keluhan masyarakat petani sawah yang ada di desa Muara Bangko, karena selain mengairi hamparan persawahan, sangat membantu juga buat masyarakat untuk tempat mandi dan mencuci pakaian dan lain - lain. (JASUTY)


