masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | PIDIE JAYA - Komunitas Pijay Gleeh kembali melakukan Aksi dan Sosialisasi di Gampong Keude Triengggadeng Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh, Minggu (15/12/2019). Aksi dan Sosialisasi ini merupakan aksi ke - 5 dilakukan Komunitas Pijay Gleeh.
Aksi dan Sosialisasi ini digalakkan bertujuan menciptakan kembali budaya gotong - royong telah lama tidak dilakukan lagi oleh masyarakat untuk memelihara kebersihan lingkungan sekitar kita.
Pantauan media TribuanaNews.com di lokasi, Aksi ini di dikuti sekitar dua ratusan masyarakat Keude Trienggadeng yang membaur bersama relawan Komunitas Pijay Gleeh, Anggota TNI dari Koramil Trienggadeng dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pidie Jaya.
Seperti diketahui, Komunitas ini sudah melakukan aksi dan sosialisasi di beberapa kecamatan lainnya di setiap 2 (dua) minggu sekali, aksi pertama dan kedua di kecamatan Meureudu, aksi ketiga di Bandar Baru, aksi keempat di kecamatan Bandar Dua dan hari ini aksi yang ke - 5 (lima) di kecamatan Trienggadeng.
"Aksi ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan disetiap dua minggu sekali di kecamatan yang belum kami kunjungi". kata Fazli Husin Ketua Komunitas Pijay Gleeh.
Camat Trienggadeng Ishak, S.E disela-sela acara gotong - royong bersama mengatakan, " Kami sangat berterimakasih atas kehadiran teman - teman Komunitas Pijay Gleeh dan Relawan PMI ke kecamatan Trienggadeng untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong warga".ucapnya.
"Semoga keude Trienggadeng menjadi percontohan dari 26 Gampong lainnya di kecamatan Trienggadeng. Ini patut kita apresiasi semagat gotong - royong warga keude Trienggadeng, kita berharap keude Trienggadeng terbebas dari sampah plastik dan sampah lainnya".Kata Pak Camat.
Nurdin (46) salah seorang warga Tringgadeng berhasil dikonfirmasi Jurnalis media TribuanaNews.com mengatakan " Kami sangat bangga dengan program yang digalakkan oleh Komunitas Pijay Gleeh, ini salah satu cara untuk mengembalikan tradisi gotong - royong peninggalan indatu kita yang rusak pasca Tsunami terjadi.
Untuk kelancaran Kegiatan gotong - royong ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pidie Jaya, mengirimkan 1(satu) unit alat berat (Exavator) dan 2 (dua) unit truk sampah. (SAP)


