masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Batang hari -Polemik pembayaran parkiran di rumah sakit umum Muara bulian batang hari telah menjadi sorotan media. Pasalnya ada Keluarga pasien yang di rawat inap di rumah sakit itu. Dia menjaga pasien yang sedang sakit, Ingin pergi izin dari parkiran untuk keluar sebentar mencari keperluan pasien, Sudan tentu kalau keluar dari parkiran harus bayar uang parkir kepada penjaga parkir, Karena sudah aturan yang berlaku dan sudah tangung jawab kita yang punya kendaraan
Namun, bukan itu yang jadi masalah nya yang di keluh kan keluarga pasien tersebut,yang di keluhkan tentang izin untuk keluar membeli keperluan pasien untuk keluar parkir. Karena tidak cukup sekali atau dua kali untuk keluar parkir . Jadi keluhan mereka setiap izin keluar selalu bayar parkir jadi kalau dalam satu hari itu ada tiga kali izin keluar ya harus tiga kali bayar parkir, Apakah aturan tersebut memang dari pemerintah atau cuma aturan penjaga parkir.
Saat kami media bertemu dengan keluarga pasien dia mengatakan " kami tidak mempersalahkan tentang parkir yang kami masalahkan rumah sakit ini tidak ada toleransi sedikit pun kepada keluarga pasien, kemaren saya izin keluar untuk beli keperluan pasien di karenakan yang mau di beli tidak ada jualnya di sekitar rumah sakit tersebut, Jadi saya izin keluar dua kali menjelang siang, Terpaksa membayar uang parkir dua kali juga, ini kan rumah sakit bukan tempat hiburan,jadi kasih lah toleransi kepada kami ni yang menjaga pasien apa bila izin keluar membeli keperluan pasien, lagian kmi ni orng miskin masuk rumah sakit umum ini pakai BPJS dari pemerintah, Termasuk saya sendiri keluarga tak mampu" ungkap salah datu keluarga pasien yang engan di sebutkan namanya
Jujur kami dari sangat tersentuh setelah mendengar keluhan keluarga pasien pada 29/12/19 saat itu juga langsung kami hubungi lewat wahtsaap ke pengaduan dan komplain tentang parkir, atas nama operator yang biasa nya dipanggil Tanjung, Beliau mengatakan "Itu memang sudah aturan Pemerintah Daerah Batang hari dan sudah mengikuti aturan sesuai SOP nya"ungkap tanjung
Atas kejadian ini kami dari awak media berharap kepada Pemerintah Daerah kabupaten batang hari, Agar memberikan toleransi kepada keluarga pasien khusus nya yang lagi di rawat inap, Jangan sampai membebani keluarga pasien yang rata rata tergolong keluarga miskin. (afri)


