masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Jembatan penghubung Seruway - Sungai Iyu berlokasi di Kampung Tangsi Lama Kecamatan Seruway - Kampung Tanjung Mulia Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang ini kondisinya sangat memperihatinkan.
Jembatan yang dibangun dengan sumber Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2017 tersebut setelah selesai pengerjaannya pada akhir Tahun 2017 silam, tetapi kondisinya sangat rawan kecelakaan dengan bentuk turunan dan tanjakan sangat terjal.
Pantauan langsung wartawan Media Tribuananews.com dan Tabloid Journal Investigasi dilokasi jembatan serta berhasil mewancarai masyarakat yang biasa menggunakan jalur lintas via jembatan tersebut, Selasa (24/12/19) Sahatan (48) warga Teluk Halban mengatakan, banyak warga masyarakat terjatuh dan jungkir balik dengan kendaraannya (sepeda motor-red) saat turun dari jembatan ini, arah dari Sungai Iyu ke Seruway. "Apalagi kondisi musim hujan, licinnya sangat - sangat luar biasa," ujar Sahatan.
Hal senada juga diungkapkan Muhammad (53) warga seputaran Sungai Iyu. "Saya sudah pernah jatuh terpeleset saat turun dari jembatan arah ke Pante Tangsi Lama, padahal itu kondisi kering, tetapi debu bekas tanah timbun dulu licin, bisa kepleset ban sepeda motor kita,"ungkap Muhammad kepada media ini, Selasa (24/12/2019).
Begitupun dengan M. Shaleh (35) warga Kualasimpang juga mengaku pernah jungkir balik dijembatan tersebut saat baru selesai hujan, pulang mancing lintasi jembatan tersebut ke arah Seruway.
Informasi berhasil dihimpun dari warga dikawasan jembatan tersebut, belum dibebaskannya tanah milik warga untuk dijadikan landasan agar kondisi turunan tanjakan jembatan tersebut lebih standar serta memudahkan warga dalam melintasinya.* (Adi S)

