• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNPF Beserta Umat Muslim Kota Binjai Gelar Aksi Demo ke Kantor Walikota Binjai

    21/12/19, 03:58 WIB Last Updated 2019-12-20T20:58:04Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Binjai - Masyarakat yang tergabung dalam Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa ( GNPF ) Kota Binjai, Jumat ( 20/12/2019 ) usai Sholat Jumat menggelar aksi Demoĺ ke Kantor Walikota Binjai.

    Aksi Demo yang di kordinatori oleh Al Ustadz Sanni Abdul Fattah / Al Ustadz  Abu Musa dalam pernyataan sikapnya meminta umat Islam di Indonesia khusunya di Binjai ini untuk membela saudara Islam Uighur di Cina yang saat ini tertindas.

    Selain itu GNPF juga meminta untuk menutup semua tempat - tempat judi yang tersebar di Kota Binjai.

    Tutup semua keberadaan Cafe - cafe, Diskotik - Diskotik dan Warkop Karaoke yang menjadi sarang perjudian dan tempat transaksi narkoba di daerah Binjai.

    Segera terbitkan petangkat Hukum yang Legal Formal tentang pelarangan Cafe dan Warkop Karaoke maupun Diskotik yang menjadi sarang perjudian dan satangnya transaksi narkoba.


    Pemerintah harus segera bertindak tegas memberantas semua jenis penyakit - penyakit masyarakat maupun penyakit sosial disemua lini kehidupan masyarakat Kota Binjai yang kita cintai ini dan berantad narkoba dengan sebenar benarnya.

    Walikota Binjai H. Mhd. Idaham SH, MSi didampingi Dandim 0203 Binjai Langkat, Kapolres Binjai, Kejari Binjai, Ketua DPRD Binjai dan beberapa anggota DPRD Binjai seperti Joko Basuki, Iskandar Gunawan dan lainya datang dan bertatap muka langsung dengan Ulama GNPF.

    Walikota Binjai sangat merespon positif dengan aksi demo yang dilakukan masyarakat Ulama GNPF Binjai dan berjanji akan segera mengambil sikap tegas atas tuntutan GNPF.

    "Selaku Pemerintah Kota Binjai kita juga turut prihatin apa yang sedang dialami oleh saudara umat muslim kita sekarang ini yang berada di Cina.

    Kemudian terkait perjudianyang pasti pemerintah dan muspida tidak pernah memberi izin tentang tempat-tempat judi yang ada di kota Binjai.

    Jikalau memang kita buktikan dan memang terbukti mereka membuat lokasi judi kita akan segera menutupnya.

    Dan kami yakin dan kita berharap semua ini harus ada kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah untuk memberantas itu semua baik judi, narkoba dan lainnya.

    "Jika informasi yang tepat dan cepat, InsyaAllah, pihak pemerintah, Muspida, Baik itu Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Kajari, Ketua DPRD dan Walikota Binjai akan mengambil sikap sesuai dengan ketentuan yang berlaku, itu yakin dan itu akan dijalankan dengan Muspida Pemerintah Kota Binjai," jelas H. Mhd Idaham SH, MSi.

    Sementara Joko Basuki anggota DPRD Binjai dari Komisi B Fraksi Gerindra usai aksi demo saat dimintai keterangannya oleh Awak Media ini mengatakan, aksi demo serta pernyataan sikap dari masyarakat yang tergabung dalam Ulama GNPF Kota Binjai merupakan hal yang sangat wajar karena dilihat dari situasi dan kondisi yang mereka sampaikan itu nyata adanya.

    Terutama saudara kita umat Muslim Uighur di cina walaupun saya belum mendapat imformasi yang jelas tentang itu.

    "Kemudian soal judi, narkoba maupun tempat-tempat Cafe karaoke ini semua memang harus kita berantas,karena segala bentuk aktifitasnya sangat merusak bangsa apalagi para generasi pemuda kita dan kita sangat mendukung dengan aksi ini," jelas Joko Basuki.* (Raiyan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan