masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM |Banten - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Banten melakukan sejumlah persiapan guna menyambut event rutin tahunan , libur Natal 2019 dan tahun baru 2020 , dengan memberikan perbedaan yang semakin baik, sehingga target zero complaint tercapai.
General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Banten, Solikin menyatakan, seluruh persiapan menghadapi angkutan Nataru sudah dilakukan mulai dari infrastruktur, SDM dengan dibekali training- training yang memadai, traffic fllow yang efektif dan fasilitas lainnya sehingga dapat memuaskan para penumpang.
Fasilitas tambahan tersebut berupa Vending Machine dan penambahan loket yang fungsinya untuk memudahkan pelayanan kepada penumpang bisa langsung membeli tiket elektronik (e-ticketing). Fasilitas juga disediakan untuk mengantisipasi lonjakan antrean penumpang.
Dalam 7 hari terakhir ini terjadi lonjakan penumpang yang cukup baik, yakni 24 persen penumpang jalan kaki , dan penumpang berkendara naik 19 persen, oleh karenanya PT. ASDP Indonesia Ferry Merak telah mengantisipasi hal ini sedini mungkin.
Mesin pembelian tiket itu akan disediakan ASDP di sejumlah area di pelabuhan. Sebanyak 12 unit mesin akan ditempatkan di area dermaga reguler dan 7 unit di dermaga premium (eksekutif).
“Total loket ada 19 unit di eksekutif. 7 unit pelayanan sendiri dengan vending machine dan pelayanan reguler ada tambahan 12 unit dari total loket yang ada. Untuk kendaraan, kita tambahkan loket di kajima. 7 loket disitu kita aktifkan,” Kata Solikin , saat diwawancara pada , Kamis (26/12/2019) di Kantornya.
Mengenai penyediaan dermaga juga sudah disiapkan. Dermaga akan dioperasikan sebanyak 6 dermaga reguler dan 1 dermaga eksekutif yang ada di Pelabuhan Merak.
PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak telah mengoperasionalkan sebanyak 32 kapal yang beroperasi setiap harinya selama 24 jam, dari 64 kapal yang kami telah siapkan, sisa dari 64 kapal disiapkan untuk flot dengan kapasitas yang lebih besar sehingga tidak ada penumpukan penumpang di Pelabuhan Merak. Termasuk 6 dermaga reguler dan 1 dermaga eksekutif yang sudah disiapkan.
"Pelayanan Nataru yang berlangsung sejak 19 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020 , sudah pasti banyak orang yang melakukan perjalanan melalui Trans Sumatera ini, kita prediksi ada kenaikan 5 persen jika dibandingkan momentum sama dengan tahun lalu, dengan target 525.000 penumpang pejalan kaki, penumpang kendaraan sebesar 86.800, dan 22.000 penumpang berkendara roda dua , sehingga harapannya zero complaint bisa tercapai, ” pungkasnya.
Terkait peningkatan pelayanan prima yang sedang berjalan , Solikin menjelaskan, PT. ASDP Indonesia Ferry telah mempersiapkan System Ticket Online yang akan berjalan di tahun 2020 mendatang, sehingga cepat dan praktis , sekaligus mempercepat keberangkatan penumpang.(lukman)


