masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Cilacap-Bermaksud mengambil bangkai ayam dan menguras sumur, satu warga Dusun cinangsi barat RT 01/RW 07, Desa cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu,kabupaten cilacap, Jawa Tengah tewas tercebur sumur, Sabtu petang 30-11-2019 sekitar pukul 17:30 . Satu korban tewas adalah Nasim,(35)
Menurut keterangan ,warga sekitar, korban mencium bau busuk dari dalam sumur di samping rumah tetangganya.
Nasim bermaksud mengambil bangkai ayam sekaligus menguras sumur tersebut . Saat itu, Nasim dibantu Tahul Sumur tersebut memiliki kedalaman 12 meter.
Nasim turun ke sumur terlebih dahulu dengan menggunakan tangga. Dia berniat mengambil bangkai ayam di dalam sumur. Sementara Tahul menunggu di atas sambil megangin tangga.
Ketika menuruni ke dalam sumur menggunakan tangga baru sampe di tengah tengah sumur itulah , Nasim jatuh ke dalam sumur. Kejadian itu sontak membuat Tahul panik dan berusaha memanggil-manggil nama tetangganya itu . Tetapi panggilan Tahul itu tidak mendapat jawaban sehingga Tahul semakin cemas .
Karena cemas , Tahul memutuskan turun ke sumur bermaksud menolong Nasim . Tetapi, baru di tengah tengah sumur dia ga kuat dan akhirnya naik ke atas lagi.
Melihat kondisi korban di dalam sumur, warga yang lain menduga Nasim tewas karena diduga mencium gas beracun dari dalam sumur.
Oleh karena itu warga tak berani menolong dan akhirnya melapor kepada perangkat yang dilanjutkan ke aparat Polsek Gandrungmangu dan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Tak berselang lama, tim SAR BPBD Cilacap datang dipimpin Koordinator BASARNAS pos SAR Cilacap Mulwahyono.
Proses evakuasi sedikit terkendala karena saat itu hujan mengguyur Desa Cinangsi dan sumur berdiameter kecil kurang lebih 1meter. Petugas harus extra hati hati.
Tim SAR mengevakuasi korban dengan menggunakan tabung self Contain Breating Apparatus (SCBA) dan lifting untuk mengangkat korban,jelas Mulwahyono
Satu orang penyelam diterjunkan berhasil mengangkat korbab Nasim, tim sar berhasil mengevakuasi korban dari dalam sumur pada sabtu malam sekitar pukul 22:30 dengan kedalaman 12 meter namun korban sudah dalam keadaan meninggal dunia
Diduga korban meninggal akibat gas belerang,selain itu tidak jauh dari sumur tersebut juga terdapat septitank,jelas mulwahyono.
Totong


