• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Anak Usia Tiga Tahun Digigit Anjing Hingga Luka Dan Berdarah

    admin
    21/12/19, 19:01 WIB Last Updated 2019-12-21T12:01:58Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Namlea Kabupaten Buru - Warga Dusun Wailesi Desa Namsina Kecamatan Waplau Kabupaten Buru digigit anjing hingga berdarah saat ia sedang bermain di dalam rumah.Natalia Tasidjawa ( 3 ) yang di ketahui adalah anak dari pasangan Yakonias Tasidjawa (31) dan Susan Hukunala (30) adalah anak yang saat itu sedang bermain tiba-tiba didatangi seekor anjing dan lansung menggigitnya. (Sabtu,21/12/19)

    Natalia Tasidjawa adalah usia tiga (3) tahun yang merupakan korban gigitan anjing di Dusun Wailesi Desa Namsina Kecamatan Waplau Kabupaten Buru. Menurut keterangan yang didapat dari ibu kandung Natalia yang bernama Susana Hukunala (30) saat di wawancarai,Susana mengatakan bahwa "Waktu anjing itu datang gigit dia beta seng tau, beta ada dibalakang di dapor pas beta dengar suara manangis lalu beta kaluar lia lai padahal beta pung anak su ponoh deng darah dapa gigit dari anjing,beta kira dia jato atau apa karna yang beta tau dia ada barmaeng deng dia pung tamang". 

    Sekilas keterangan yang didapat dari Susana ibu dari Natalia yang sudah menjelaskan bahwa anaknya digigit anjing ia dalam keadan tidak tahu,karena disaat itu ia sedang di dapur dan anaknya Natalia sedang bermain bersama temannya.

    Natalia dibawa dari Wailesi menuju Puskesmas  Waplau dab lansung ditangani oleh petugas kesehatan Puskesmas Waplau. Seorang Dokter Puskesmas Waplau dr.Sally Hukom saat ditanya di ruang UGD Puskemas menerankan bahwa penanganan pasien gigitan anjing ini harus ditangani secara cepat,karena yang di khawatirkan adalah virus rabies. Sally mengatakan Rabies atau yang dikenal juga dengan istilah “anjing gila” adalah infeksi virus pada otak dan sistem saraf. Penyakit ini tergolong sangat berbahaya karena berpotensi besar menyebabkan kematian. Dan virus penyebab rabies ditularkan oleh anjing melalui gigitan, cakaran, atau air liur. Ada terdapat cakaran pada dahi yang menyebapkan luka robek dan terdapat gigitan anjing pada hidung dan pipi hingga luka, olehnya itu kami akan menangani semaksimal munkin hanya kendala kami adalah tidak adanya vaksin anti rabies,karena yang kita takutkan adalah virus rabiesnya,kita juga akan pantau anjingnya untuk mengetahui apakah ada gejala rabies atau tidak jikalau memang ada tanda dan gejala maka kita segera merujuknya ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal,bila di RSUD Lala juga tidak mempunyai vaksin maka kita akan laporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Buru dan akan merujuk Natalia ke Rumah Sakit di Ambon yang ada vaksinnya".

    Sally menambahkan kedepan pihak Puskesmas harus berusaha untuk menyiapkan vaksin rabies karena ditakutkan ada lagi kasus-kasus seperti ini dikemudian hari,bukan vaksin rabies saja tapi semua vaksin yang memang dibutuhkan Masyarakat harus disiapkan.( TU )
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan