• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Samakan Persepsi Hadapi Tantangan Tugas, Arahan Kasad pada Apel Danrem-Dandim

    admin
    30/11/19, 22:02 WIB Last Updated 2019-11-30T15:02:50Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | DENPASAR BALI, Selain meningkatkan tali silaturahmi, kegiatan Apel Danrem dan Dandim Terpusat TA. 2019 digelar dan dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal. TNI. Andika Perkasa, juga untuk menyamakan persepsi  dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks.

    Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen. TNI. Candra Wijaya, dalam rilis tertulisnya di Jakarta pada Jumat (29/11/2019).

    Diungkapkan Kadispenad, baik dari lama pelaksanaan, tempat maupun rangkaian kegiatannya, apel para pejabat teritorial Angkatan Darat kali ini dikemas dalam kegiatan yang  berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya. "Selain untuk meningkatkan silaturahmi dan komunikasi, dari kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi tentang berbagai kebijakan di bidang pembinaan Angkatan Darat, khususnya pembinaan teritorial atau wilayah pertahanan," ujar Kadispenad.

    Menurut Candra, mengingat dinamika perkembangan lingkungan strategis  yang sangat dinamis, berbagai materi yang diberikan kepada 455 orang peserta itu akan membantu para Dansat dalam menerapkan berbagai strategi dan program yang tepat. "Meski dilaksanakan dalam waktu 1 hari, beberapa materi pembekalan yang diberikan, seperti dari Kasum TNI, Letjen. TNI. Joni Supriyanto dan Menkopolhukam, Prof. Dr. Mahfud MD dapat membuka wawasan para peserta akan situasi yang kekinian," tegas Candra.

    Selain itu, lanjut Candra, kepada para peserta,  Kasad menghimbau agar meningkatkan kreativitas mereka dalam menjabarkan berbagai program maupun kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) yang dijalankannya."Program dan kegiatan  Binter harus diselaraskan dengan perkembangan lingkungan strategis,  baik pada level global, regional, dan nasional" ujarnya.

    Sebagai motor penggerak pembangunan wilayah pertahanan, lanjut Candra, TNI AD harus lebih proaktif dan melalui program Binter bersinergi bersama berbagai stakeholder mendukung kebijakan Pemerintah sekaligus menyelaraskannya untuk menciptakan Ruang, Alat, dan Kondisi (RAK) Juang yang tangguh.
    "Khususnya  untuk kepentingan pertahanan matra darat," tambahnya.

    Selanjutnya, tambah Candra, Kasad juga memberikan penekanan untuk terus pelihara dan tingkatkan kepekaan untuk melihat, mendengar, serta merasakan kebutuhan dan kesulitan rakyat.
    "Para peserta juga diminta untuk meningkatkan kemampuan dan pemanfaatan media, baik media mainstream maupun media sosial," kata Candra. 
    “Di era digital dan internet, berbagai informasi bisa secara langsung tersampaikan dan mendapatkan respon dari publik, yang dapat dijadikan feed back dan masukan bagi kita," terang Candra.

    Sebelum mengakhiri sambutan dan membuka upacara Apel Danrem dan Dandim, Kasad juga menyampaikan bahwa mulai tahun ini, peringatan Hari Juang Kartika (HJK) yang jatuh setiap tanggal 15 Desember berubah menjadi Hari Juang TNI AD berdasarkan Kep Kasad no Kep/1000/X/2019 tanggal 29 Oktober 2019.

    "Ulang tahun TNI AD jatuh bersamaan dengan hari lahir TNI yakni 5 Oktober, jadi tanggal 15 Desember bukan hari lahir TNI AD, melainkan mengenang hari bersejarah kejuangannya, yaitu saat Panglima Besar Jenderal Sudirman merebut Ambarawa dari penjajah," tambahnya. 

    “Tahun ini peringatan Hari Juang TNI AD akan dilaksanakan terpusat di Mabesad dan tersebar di Kotama/Daerah masing-masing,” pungkasnya.

    Turut hadir pada acara Apel Danrem-Dandim Terpusat TA. 2019, Wakasad, Pangkostrad, Irjenad, Kasahli Kasad, para Asisten Kasad, Danpusterad, Para Danrem dan Dandim. *(Dispenad/Iskandar/Udiana)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan