masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Nias Selatan - Pemerintah Daerah Nias Selatan melalui Dinas Sosial Kabupaten Nias Selatan membagikan ribuan kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) kepada masyarakat kurang mampu.
tujuan launching tersebut guna meningkatkan produktivitas pelayanan transaksi laku pandai agen BRILINK dalam mendukung penyaluran program pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan menggelar launching ini bersama masyarakat penerima manfaat KKS se Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (18 / 11 / 2019).
Dalam acara tersebut, Pemda Nisel membagikan Kartu Keluarga Sejahtera dan Program keluarga harapan ( PKH ) kepada ribuan masyarakat dengan jumlah total 28955 KK ( kepala keluarga ) yang menerima BPNT hanya terealisasi 22002, sedangkan sisa karena data belum Valid
berjumlah 6952 KK.
Dalam kegiatan launching ini, turut hadir Asisten II Bidang Pembangunan Ekonomi, Drs. Martinus Halawa, Kepala dinas Sosial Nisel, Intansani Haria,. SE perwakilan dari Bulog Gunung Sitoli Muhammad Iqbal mewakili Danlanal Nias, Pasintel Danlanal Nias, Rudi Taufik, Kepala Unit BRI Teluk dalam, Richard. A.P Lase, mewakil Camat Toma, Kasipem Suratan Duha, S.Pd.
Kadis Sosial Nisel, Intansani Haria mengatakan bahwa Kartu Kelurga Sejahtera (KKS) tersebut diberikan oleh pemerintah dalam bentuk non tunai yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) setiap bulannya, dan uang tersebut hanya digunakan untuk membeli bahan pangan (E-Warung).
Ia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan bahan pangan tersebut, para penerima manfaat akan mendapat surat pemeberian teknis pendaftaran lalu diproses secara paralel, terkait jumlah KKS yang akan dibagikan oleh Pemda Nisel kepada KPM diwilayah Kab. Nisel.
Sementara itu, mewakili Camat Toma, Kasipem Suratan Duha, S.Pd mengucapkan apresiasi kepada Pemda Nisel atas program tersebut dan berharap agar seluruh Pj. Kades sekecamatan Toma beserta pendamping PKH dapat memberi pemahaman kepada masyarakat agar masyarakat tidak salah asumsi dalam mendapatkan kartu KKS ini.
Bupati Nisel yang disampaikan oleh asisten II Bidang Perekonomian, Drs. Martinus Halawa mengatakan bahwa bantuan ini diberikan oleh pemerintah.
"Pada awalnya KKS ini namanya beras miskin (Raskin) dan diterima oleh keluarga yang tidak mampu, lalu berubah namanya Rastra dan dibebankan kepada masyarakat Rp. 1.600/Kg, terus berganti lagi Bansos Rastra dari 15 kg/ bulan menjadi 10 kg/ bulan," ucap Halawa.
Kegiatan program ini bertempat di Gereja BNKP Rabineck Kecamatan Toma.
"Program ini juga sangat membantu masyarakat dalam mengurusnya dan ini kedepan penerima manfaat tidak lagi ke bulog, namun kedepan pihak Bank langsung ke desa yang disebut E-Warung," tutur Halawa.
Dalam pembagian kartu keluarga sejahtera tersebut secara langsung oleh Martinus Halawa dan Kadis Sosial, Intansani Haria bersama nasyarakat ke ruang mampu Eris Loi Hilizalootano
Habali Laia dan mariani Nakhe.
Acara tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 18 - 19 November 2019.* [SH]


