masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Kayong utara, Warga pesisir pantai mutiara desa gunung sembilan kecamatan Sukadana,Kabupaten Kayong Utara,Kalimantan Barat.
Canggai yang kerap masyarakat setempat menyebutnya merupakan makanan khas warga kayong utara yang di kenal dengan bahasa indonesia nya Pempahat atau Kerang Bambu, tetapi di daerah warga nelayan tinggal biasa dengan sebutan Canggai sejak turun temurun.
Seperti yang diungkapkan oleh ibu Ana yang tinggal didaerah tersebut "Di jaman itu pempahat sering di jadikan sebuah kuku palsu bagi masyarakat zaman dahulu, yang memiliki kemiripan dengan kuku manusia pada umum nya" ungkapnya
Keseharian warga pesisir pantai mutiara di saat air surut mereka beramai-ramai turun ke pantai dengan membawa ember kapursirih serta lidi kelapa untuk alat memancing canggai di dalam lubang Canggai hidup agar keluar.
Untuk hasil tambahan selain bertani mereka sudah merasa terbantu dengan adanya canggai di pantai mereka.
Sedangkan di wisata pantai lain nya tidak ada canggai yang mampu bertahan hidup lama, bahkan tidak ada sama sekali,
Adapun di Kecamatan yang berbeda seperti kecamatan Pulau Maya Desa Kemboja memang sudah ada sejak lama hanya sulit di tempuh dari pusat Kota Sukadana.
Masyarakat desa Gunung Sembilan berharap kepada pemerintah daerah melalui dinas parawisata agar pantai mereka di jadikan wisata kuliner khas kayong utara seperti yang diungkapkan salah seorang nelayan yang berada di sekitar.
*(Jul)


