• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati Beliting Timur Diusulkan Terima Penghargaan PGRI Pusat

    admin
    29/11/19, 23:43 WIB Last Updated 2019-11-29T16:43:23Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Belitung Timur - Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza terpilih menjadi nominasi calon penerima penghargaan Dwija Praja Nugraha Tahun 2019. Nama Yuslih diusulkan oleh Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Beltim.

    Penghargaan Dwija Praja Nugraha merupakan apresiasi tertinggi dari guru-guru yang tergabung dalam PGRI kepada Kepala daerah yang memiliki komitmen tinggi dalam memajukan kualitas, meningkatkan mutu pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan guru di daerah.

    Pemenang akan menerima penghargaan langsung dari Presiden RI, Joko Widodo saat Upacara Puncak HUT PGRI ke 74 dan Hari Guru Nasional ke 34 pada 30 November 2019  di Bekasi, Jawa Barat.

    Sebelum terpilih menjadi pemenang, para kepala daerah diverifikasi dan diwawancara oleh Pengurus Besar PGRI Pusat. Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Pusat Jejen Musfah datang ke Kabupaten Beltim untuk melakukan verifikasi terkait data-data yang sudah diajukan oleh PGRI Beltim.

    “Jadi PGRI Belitung Timur merasa Bapak Bupati telah melakukan banyak hal selama masa kepemimpinannya terhdap mutu pendidikan di Belitung Timur dan peduli dengan kesejahteraan guru. Data-data usulannya sangat lengkap,” ungkap Jejen seusai wawancara dengan Bupati Beltim di ruang kerjanya.

    Selain wawancara langsung dengan Yuslih, Jejen juga akan mendengar penuturan dari MKKS, para kepala sekolah dan pengawas terkait layak tidaknya penghargaan diberikan. Setidaknya ada 20 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang menjadi nominasi penerima Penghargaan Dwija Praja Nugraha tahun 2019.

    “Ternyata setelah kami ke sini banyak sekali informasi yang jauh lebih besar, lebih bagus terkait dengan komitmen Bapak Bupati terhadap pendidikan di Kabupaten Beltim. Banyak data-data baru yang menyatakan beliau bukan hanya peduli di bidang pendidikan, namun juga kesehatan,” kata Jejen. *(Pitoy suhartono)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan