• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    AKSI DAMAI DI DPRD BARITO UTARA, PILKADES DESA INU TERANCAM DI SELEKSI ULANG

    admin
    06/11/19, 02:36 WIB Last Updated 2019-11-11T06:56:32Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    Muara Teweh, Akibat permasalahan adanya dugaan bahwa pelaksanaan tes tertulis dan wawancara yang dilakukan oleh panitia seleksi bakal calon tingkat Kabupaten diduga ada ketidak beresan dan bermasalah sehingga menjadi Konflik pemilihan Kades Desa Muara Inu Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

    Rudi Syahrudin bersama pendukungnya melakukan aksi damai di gedung DPRD setempat pada Selasa (5/11/2019). Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan 
    permasalahan dan ketidakberesan yang di lakukan oleh pihak panitia seleksi, menurut Rudi' karena tidak disampaikan nya secara terbuka hasil tes tertulis dalam lembaran soal, selain itu pihak panitia juga membakar dokumen materi soal dan jawaban tes tersebut. 
    H.Tajeri memaparkan bahwa dokumen yang sifatnya penting tidak boleh dibakar, kalau dibakar harus ada dasar dan ketentuannya sehingga dokumen sepenting itu di bakar, harusnya dokumen itu diarsipkan sampai tahapan dan proses pilkades selesai dilaksanakan. “Kalau hanya berdasarkan asumsi jangan dibicarakan di gedung dewan ini, Saya yakin kalau ini di gugat kepengadilan pemerintah daerah akan kalah, karena dokumen yang menjadi barang bukti sudah dibakar,”ungkap H.Tajeri.
    Politisi PDIP H.Mulyar Samsi yang juga menandaskan bahwa perbuatan membakar dukumen soal dan jawaban dari pihak panitia dengan berasumsi bisa menimbulkan masalah adalah tindak pidana. “hanya dengan berdasarkan asumsi lalu membakar barang bukti lembaran soal dan jawaban, itu adalah perbuatan tindak pidana, dan apabila bapak calon kades Rudi Syahrudin melakukan gugatan saya yakin ini akan kena,” ujar H.Milyar sambil menunjuk Kabid Pemerintahan Desa BPMDA 
    Hal senada juga di utarakan oleh anggota DPRD lain H.Abri yang menyatakan bahwa penyelengaran tahapan Pilkades di Desa Muara Inu ada masalah,” Kita harus akui dari beberapa keterangan di pertemuan ini di tengarai bahwa seleksi Pilkades di Desa Muara Inu memang bermasalah, dan untuk sementara harus ditunda sampai ada solusinya,”ujarnya.
    Setelah sempat alot akhirnya  mereka masa meminta DPRD Barito Utara untuk merekomendasikan agar Pilkades khusus Desa Muara Inu untuk ditunda sampai ada solusi terhadap persolan ini. (Yudi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan