masukkan iklan disini
Muara Teweh – Dihadiri 18 orang anggota termasuk unsur pimpinan, DPRD Kabupaten Barut menggelar Rapat Paripurna II tentang pandangan Fraksi-fraksi pendukung dewan terhadap pidato pengantar Bupati Barut tentang Raperda APBD tahun anggaran 2020, yang dihadiri 18 orang anggota termasuk unsur pimpinanya
wartarepublik.net Selasa (29/10/2019 Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh juru bicaranya Muhammad Haris Fitriady menyoroti masalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. “Saat ini masih terdapat sebuah sekolah hanya satu ruangan, dimana ruang Kepala Sekolah, Dewan guru serta murid dari kelas I sampai kelas VI, Mohon Penjelasan dan Perhatian khusus,” tegasnya. Selanjutnya, masih banyak keluh kesah pasien RSUD Muara Teweh, berkaitan dengan pelayanan, termasuk masalah pelayanan BPJS. “juga mohon penjelasan dan perhatian khusus mengingat RSUD Muara Teweh bangunannya Termegah Se-Kalimantan Tengah,” imbuhnya.
Henny Rosgiarty Rusli, SP, MM selaku ketua fraksi PDIP mengatakan Perjalanan dalam daerah anggota Fraksi PDIP, ada banyak hal yang masih menjadi catatan, diantaranya bidang pendidikan dan kesehatan di wilayah perbatasan. Meski tenaga guru dan medis dalam melaksanakan tugas sudah cukup baik, namun fasilitasnya masih perlu pembenahan,” ungkap Henny. Selain itu, di juga meminta agar jalan Benangin-Lampeong dapat diprioritaskan peningkatannya Tahun Anggaran 2020. Kemudian untuk Usaha Kecil Menengah (UKM), dimohon kepada Dinas instansi terkait bisa membuat program yang menunjang kepada masyarakat agar produk yang dibuat berkualitas baik sehingga dapat meningkatkan pemasaran dan menembus pasar Internasional. (Yudi)



