TRIBUANANEWS.COM | Ketapang - Mess Karyawan milik CV. Mungguk Raksasa dan Shandong Licun hangus terbakar. CV dan PT tersebut merupakan Subkon dari PT. Well Harves Winning (WHW) yang terletak di Dusun Sungai Tengar, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Rabu siang (26/05/2021).
Mess yang terdiri dari 20 kamar yang dihuni oleh 46 orang karyawan kontraktor dari CV Mungguk Raksa dan PT. Shandong Licun tersebut terbakar diperkirakan pada pukul 11.00 Wib. Bangunan Mess yang sudah lama menyebabkan api cepat merambat.
Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, melalui Kapolsek Kendawangan Iptu. Indrawan Wira Saputra, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa saat ini api sudah dapat dipadamkan secara keseluruhan.
Lanjutnya, Berdasarkan keterangan dari salah satu karyawan yang tinggal di mess tersebut yaitu saudara Yadi dari PT. Shandong Licun menerangkan bahwa pada pukul 08.30 Wib saksi pertama kali melihat titik api di atas kamar mess yang kosong di sektor timur berdekatan dengan box sentral listrik.
“ Benar telah terjadi kebakaran di komplek perusahaan PT. WHW Kecamatan Kendawangan, tepatnya di bangunan mess yang di tempati oleh karyawan kontraktor CV. Mungguk Raksa dan PT. Shandong Licun, dan menurut salah satu karyawan yang tinggal di mess tersebut, titik api pertama kali terlihat di atas kamar mess yang kosong di sektor timur berdekatan dengan box sentral listrik,” jelas indrawan, Rabu (26/05) sore.
Indrawan menambahkan, pada sesaat sebelum terjadi kebakaran, kondisi mess sedang dibersihkan oleh karyawan yang sedang libur bekerja yang kemudian dikejutkan oleh kemunculan titik api dari atas kamar mess yang mana dari keterangan beberapa karyawan mess, diduga titik api ditimbulkan dari kabel listrik besar yang terletak di atas plafon mess.
“ Api yang cepat merambat langsung menghanguskan barang-barang di dalam mess, 4 unit sepeda motor serta 2 orang karyawan mengalami luka ringan dan sudah ditangani oleh tanaga medis dari Perusahaan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting pada kabel listrik yang terletak di bawah plafon mess, untuk kerugian yang ditimbulkan akibat dari kebakaran ini masih dalam perhitungan pihak perusahaan PT WHW," tukasnya.*
Laporan: Erwin

