TRIBUANANEWS.COM | Madina - Untuk menjadikan Mandailing Natal (Madina) swasembada Daging, tidak hanya Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten saja yang punya andil. Akan tetapi, pihak Kepolisian juga turut andil.
Seperti halnya yang dilakukan personil Polres Madina yang juga ambil bagian dalam peningkatan swasembada daging, yakni melalui Bhabinkamtibmas turut serta memberikan pelatihan pakan terhadap peternak kambing di daerah binaannya.
Hal tersebut diketahui ketika Bhabinkamtibmas Polres Madina Bripka Timbul Rahayu saat melakukan pelatihan pakan ternak permentasi di Desa Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina kepada peternak kambing, Senin (2/11/2020).
Bhabinkamtibmas Bripka Timbul Rahayu saat diwawancarai disela sela kegiatannya mengatakan, bahwa apa yang dilakukannya saat ini sesuai dengan arahan Kapolres Madina, agar seluruh Bhabinkamtibmasnya berperan di masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan arahan dari Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, S.I.K., M.Si. Yang mana kami, selaku Bhabinkamtibmas mempunyai peran penting dalam bermasyarakat, di samping kami juga harus mampu memberikan contoh terbaik bagi masyarakat, seperti pelatihan pakan ternak permentasi ini," katanya.
Lanjut Timbul "pembuatan pakan ternak permentasi ini sangat mudah dan bahannya juga mudah di dapat, sehingga tidak menyulitkan para peternak. Ini juga sangat disukai oleh ternak kambing pula, dengan tujuan berkembakbiaknya ternak dengan baik dan gemuk, sekaligus mengajak masyarakat agar beternak untuk peningkatan ekonomi keluarga," ungkap Bripka Timbul.
Selain itu Bripka Timbul juga menjelaskan bahan pakan di maksud. Selain mudah di dapat, jelas Timbul, semua bahan yang nantinya di olah menjadi pakan ternak juga berasal dari alam sekitar.
"Bahan yang digunakan yakni dedak, ampas tahu, ampas tempe, ampas kelapa, ampas tebu, rumput, sayur yang afkir, bonggol jangung kering, bungkil sawit, ampas ubi dan lainnya. Namun intinya, semua bahan mudah di dapat untuk dipergunakan kemudian dicampur dengan mineral kambing, garam, ema dan mola seperti (tetes tebu) lalu di permentasi dengan mengunakan Drum atau plastik kedap udara. Lalu tunggu beberapa hari, sehingga siap untuk diberikan pada ternak kambing," bebernya.
Di akhir pernyataannya Bripka Timbul mengatakan, "kita harapkan, dengan mudahnya pembuatan pakan ternak yang tahan lama ini, masyarakat dapat beternak dengan tujuan swasembada daging khususnya untuk Kabupaten Madina," harapnya.
Disamping itu, jelasnya, ini juga sudah bisa dipastikan dapat meningkatnya perekonomian masyarakat yang berternak, dan juga mengurangi tindak kriminal.*
Laporan : Sudirmin Nasution
Sumber : Humas Polres Madina


