• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Polres Tapanuli Utara Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2020

    23/07/20, 18:58 WIB Last Updated 2020-07-23T11:58:53Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Tapanuli - Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, khususnya bagi pengendara pengguna jalan raya, Polri secara serentak di seluruh Indonesia melaksanakan apel gelar pasukan yang disebut dengan operasi patuh 2020, Kamis (23/7).


    Untuk mendukung ops patuh tersebut, Polres Tapanuli Utara (Taput) turut serta melaksanakan apel gelar pasukan yang di pimpin langsung oleh  Kapolres AKBP Jonner Samosir, S.I.K bertempat di lapangan Mako Polres.

    Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing kepada wartawan menjelaskan, bahwa operasi patuh ini berlaku selama 14 hari kedepan terhitung mulai tanggal 23 Juli s/d 5 Agustus 2020.

    Adapun sasaran dari operasi ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pengendara kenderaan pengguna jalan raya agar mematuhi peraturan lalu lintas, agar terhindar dari kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

    "Untuk ops patuh toba 2020 ini, ada penambahan tugas bagi anggota yang bertugas di lapangan, selain meningkatkan kesadaran akan aturan lalu lintasan, kita juga di libatkan untuk menghimbau masyarakat pengguna jalan raya, agar mengikuti protokol kesehatan dimana saat ini pandemi Covid -19 belum berakhir khususnya menggunakan masker," jelas Aiptu W. Barimbing.

    Untuk tindakan, lanjut dia, yang kita terapkan di lapangan saat melaksanakan operasi ada klasifikasinya yaitu, preemtif 40 persen,  preventif 40 persen, penegakan hukum ( gakkum ) hanya 20 persen.

    "Dan petugas kita sudah di bekali agar saat melaksanakan kegiatan tetap bersipat Humanis dan meminimalisir tilang. Yang boleh di tilang hanya pengguna kenderaan yang berpotensi meyebabkan kecelakaan seperti pengendara yang ugal-ugalan, balap-balapan,  melawan arus saat mengemudi, menaikkan penumpang di atas kap (mobil pickup) menerobos lampu merah dan juga knalpot racing yang membuat warga resah atau tidak nyaman," ucapnya.

    Sedangkan bagi pengendara yang tidak menggunakan masker saat mengendarai kenderaan nya, kita hanya menyarankan agar selalu memakai masker, namun tidak menggunakan tindakan hukum lain.

    "Sistem operasi yang kita terapkan dilapangan sifatnya hunting ( berpindah-pindah ) tempat. Jadi kita tidak statis di suatu tempat. Saat apel kesiapan gelar pasukan, kita juga mengundang instansi terkait seperti TNI, Pemda, Dishub dan Satpol PP," pungkasnya.*

    Laporan : Tongam Parapat
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan