• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tim Satgas Pangan Babel Cek Stock Gudang Sembako

    29/05/20, 15:21 WIB Last Updated 2020-05-29T12:39:07Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Pangkal Pinang, Kapolda Kep. Bangka Belitung bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan melakukan pengecekan ketersediaan bahan pokok, Pengecekan ketersediaan bahan pokok di dua gudang yang ada di Pangkal Pinang, seperti Gudang CV  Sumber Alam Lestari dan CV Bina Purnama Bersama, Kamis (28/05/2020).

    Kapolda Provinsi Bangka Belitung, Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat yang dipampingi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Babel, Kombes (Pol) Haryo Sugihartono, Dir Intelkam, Kabid Humas, serta Kapolres Pangkal Pinang, mengatakan, “dari hasil pantauan bersama Satgas Pangan tadi kalau stok beras, gula, terigu, jagung maupun kedelai yang ada didistributor masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bangka Belitung selama 2 bulan kedepan “.

    "Untuk stok beras saat ini di gudang distributor Leo Akim masih ada 2.500 ton, sedangkan satu minggu tiga kali beras masuk ke daerah kita, melalui kapal yang ada di Pelabuhan Pangkal Balam," ungkap Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat.
    Ia juga menyampaikan, kalau masyarakat Bangka yang mengkonsumsi beras berkisar sekitar 2.000 sampai dengan 2.500 orang.

    "Kalau harga-harga bahan pokok kita masih normal dan belum ada lonjakan kenaikan, seperti terigu, kacang kedelai maupun jagung tidak ada masalah dan masih normal," terang Kapolda.

    Selain itu menurut Anang, saat ini harga yang agak menonjol atau terjadi kenaikan terhadap bahan pokok hanya gula.
    "Harga gula, sedikit naik, harusnya harga gula tertinggi gula Rp 12.500 per kilogram, tapi didistributor ini mengeluarkan Rp 12.800 per kilogram, karena gula ini terjadi kenaikan adanya kendala alat transportasi, setidaknya gula ini harga normalnya Rp 12.800 per kilogram, itu sudah cukup," tuturnya.


    Ditambahkannya, harga gula di distributor ini masih belum terlalu tinggi, dibandingkan di pasaran, harga gula mencapai  Rp 14.000 per kilogram, seharusnya ini tidak boleh terjadi seperti ini.

    "Nanti kita akan mencoba mengadakan operasi pasar sehingga paling tidak harga gula bisa menjadi Rp 13.500 per kilogram, kenaikan gula ini melalui jaringan dan agen-agen lain yang membuat harga gula naik, dan ini perlu kita benahi," tegas Kapolda.

    Tidak hanya itu Anang juga menyampaikan, nanti pihaknya melalui Satgas Pangan, akan mengadakan operasi pasar, karena stok saat ini melebihi, agar harga gula ini tidak melebihi dari Rp 13.500 per kilogram.

    "Tapi harga gula di daerah kita masih terbilang belum terlalu tinggi, dibandingkan di daerah lain yang harga gulanya Rp 15.000 sampai  Rp 17.000  lebih per kilogram, dan Babel ini masih terbilang normal harga-harga pangan termasuk gula," tukas Kapolda.*(Pitoysht)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan