• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Penganiayaan Sadis di Pantai Jikotamo, Satu Orang Korban Remaja Putri Tewas, Satunya Lagi Luka Berat

    11/05/20, 22:13 WIB Last Updated 2020-05-11T15:13:32Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Halmahera Selatan - Telah terjadi pembunuhan sadis terhadap seorang remaja putri berinisial Y (16) warga Desa Laiwui dan penganiayaan berat terhadap pemuda berinisial JL (20) warga Desa Jikotamu Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatam, Propinsi Maluku Utara.

    Diketahui, Y adalah siswi kelas satu SMK Kelautan Jikotamo, sedangkan JL sebagai sopir TKBM pelabuhan Jikotamo.

    Menurut informasi yang kami peroleh, peristiwa sadis yang menimpa kedua remaja ini terjadi pada hari Minggu, 10 Mei 2020 sekitar pukul 21.30 Wit, bertempat di pantai Jikokahe yang tidak jauh dari Desa Jikotamo.

    Y ditemukan Senin (11/5) pagi oleh warga bersama anggota Polsek Kecamatan Obi dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka dibagian leher, dada dan perut.

    Sementara JL sempat melarikan diri dari tempat penganiayaan dengan mengalami luka tusukan di bagian perut dan sementara menjalani perawatan insentif di RSUD Labuha Halsel.

    Ayah kandung JL yaitu Larumai saat di konfirmasi di ruang Inap Bedah RSUD Labuha mengatakan, "anak saya ini tadi malam bersama temannya Y pergi ke pantai Jikokoi. Setelah sampai disana mereka berdua duduk bercerita di pinggir pantai yang tidak jauh dari badan jalan," cerita Larumai sesuai keterangan dari anaknya JL.

    "Beberapa saat kemudian mereka didatangi dua orang pemuda dan langsung memukul anak saya. Beberapa saat terjadi baku pukul tiba-tiba anak saya merasa kena tusukan barang tajam di perut dan sempat lari menghindar dari serangan kedua pemuda tersebut. Adapun temannya Y telah disergap oleh ke dua pemuda itu dan kejadian selanjut tidak tau lagi," kata Larumai meniru cerita anaknya.

    Larumai menambahkan, "atas nama keluarga kedua korban kami merasa kesal atas kejadian ini. Untuk itu kami sangat mengharapkan kepada penegak hukum di daerah ini agar benar-benar mengusut kasus ini dan segera menangkap kedua pelaku tetsebut untuk memberkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya seauai dengan hukum yang berlaku," pintanya.

    Awak media ini mencoba mengkonfirmasi Kapolsek Obi Ipda Kris Tofel melalui sambungan telepon pribadinya namun belum dapat terhubung.*

    Wartawan : Ade Manaf
    Editor : Al Faiz Sihabuddin, S.Ag
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan