masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Banjarnegara-Pelajar SMA, Mahasiswa dan Organisasi Kepemudaan di Banjarnegara mendapat pembekalan wawasan kebangsaan yang diadakan KNPI bekerjasama dengan Aliansi Wartawan Indonesia Banjarnegara.
Pada kesempatan itu dibuka oleh Kepala Kesra Setda Banjarnegara
Para Pembicara dari seminar wawasan kebangsaan dari Ketua KNPI Banjarnehata Djarkasi, STh, dari Kodim 07/10 Banjarnegara yang diwakilkan Kasdim Mayor Inf Yuli Setyono, SPd dan dari Polres Banjarnegara yang diwakilkan oleh Kasat Intelkam AkpTriananto menurutnya "Semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah sebagai sikap tolerasi kita dalam menghargai setiap perbedaan," kata kapolres dalam seminar kebangsaan bertema meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai luhur budaya bangsa dan mencegah paham radikalisme di kalangan generasi millenial ini adanya paham Radikalisme ditengah-tengah masyarakat patut di curigai dan diawasi bersama, di Gedung Satya Setda Banjarnegara Selasa (26/11).
Trinanto mengatakan, permasalahan radikalisme yang saat ini terjadi bukan masalah baru. Sebab, masalah ini sudah ada sejak awal berdirinya negara hingga saat ini dan sudah merongrong ke kehidupan sehari-hari. Dan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat luar biasa, kata kapolres, sangat berpengaruh dalam penyebaran paham paham radikal di medsos. "Untuk itu, saya mengajak para pelajar, mahasiswa dan organisasi kepemudaan sekalian untuk tidak belajar hanya melalui medsos, belajarlah pada ibu bapak guru yang sudah jelas ilmunya dan asal usulnya," ajak kasatintelkam Polres Banjarnegara.
Pencegahan yang bisa dilakukan, di antaranya menghilangkan faktor-faktor yang berpotensi menumbuhkan paham radikal, bekerjasama dengan seluruh instansi terkait untuk menekan dan atau mencegah penyebaran paham radikal. "Mari bekerjasama, berkepedulian lebih agar ruang gerak paham radikal ini tidak menyebar di wilayah Banjarnegara," tandasnya.
Selain dari Polres Banjarnegara yang diwakilkan Kasatintelkam, acara ini juga menghadirkan Ketua KNPI Banjarnegara, dan dari Dandim yang diwakilkan Kasdim
Sementara Dansim melalui Kasdim Yuli Setyono mengajak pelajar untuk fokus, Mahasiswa dan pemuda dalam proses belajar, baik pelajaran akademik maupun non akademik.kreatifitas dan berpikir maju untuk Bangsa dan negara "Kita sebagai generasi millenial harus bisa memanfaatkan teknologi jangan sampai dimanfaatkan oleh teknologi. Di era ini apabila kalian tidak bisa menjaga diri maka akan mudah terpengaruh," pesannya. *(hrm)


